[TUGAS] PENGANTAR TEKNIK INFORMATIKA

WORKSHEET

  1. Jelaskan mengenai 2 jenis Image, yaitu Raster dan Vector! (Definisi, type file dan software, dan karakteristiknya)!
  2. Jelaskan mengenai kompresi file gambar, jelaskan secara rinci 2 di antaranya!
  3. Jelaskan mengenai color depth atau bit depth dalam file gambar!

JAWABAN

 1. Definisi

Gambar Vektor merupakan gambar yang terbentuk dari sejumlah garis / kurva. Sedangkan Gambar Raster/Bitmap adalah gambar yang terbentuk dari titik – titik atau piksel.

Type File dan Software

  • Gambar Vektor memiliki type file EPS dan CGM. Software yang paling banyak digunakan untuk membuat suatu gambar vektor adalah CorelDraw, Freehand, dan Adobe Illustrator.
  • Gambar Raster/Bitmap memiliki type files JPG, JPEG, BMP, GIF, TIF, TIFF, PCX, dan PNG. Software yang paling banyak digunakan untuk membuat suatu gambar Raster adalah Adobe Photoshop, Corel Photo Paint, dan Microsoft Office Picture Manager.

Karakteristik

  • Garis pada gambar vektor tidak tergantung oleh banyaknya piksel, sehingga apabila dilakukan pembesaran (zooming) tidak akan kehilangan detail-nya, dan juga gambar tidak terlihat pecah atau kabur berbentuk kotak kotak (juggy).
  • Grafis pada gambar raster tergantung oleh banyaknya piksel sehingga apabila dilakukan pembesaran (zooming) akan terlihat kotak – kotak piksel dari gambar tersebut.

2. Kompresi gambar adalah kompresi data yang dilakukan terhadap gambar digital dengan tujuan untuk mengurangi redundansi dari data-data yang terdapat dalam gambar sehingga dapat disimpan atau ditransmisikan secara efisien.

⇒Teknik Kompresi

Secara mendasar standar-standar teknik kompresi gambar memiliki 2 teknik kompresi yaitu teknik kompresi secara lossy dan lossless.

Ø  Lossy

            Lossy Compression membuat kapasitas file sebuah gambar menjadi kecil dengan cara menghilangkan beberapa informasi dari sebuah gambar yang asli. Teknik kompresi lossy mengubah detail dan warna sebuah  file gambar menjadi lebih sederhana dan menjadikan kapasitas file lebih kecil tanpa terlihat perbedaan yang mencolok dari pandangan manusia.

  • Teknik yang mengakibatkan data semula tidak dapat direkonstruksi kembali (ada data yang hilang)
  • Teknik kompresi di mana data hasil tidak sama dengan data sebelum kompresi
  • Batasan : Kualitas yang diinginkan dan waktu (pemrosesan dan pengiriman)
  • Contoh: Data lagu, data film, dan video conference
  • MPEG (Motion Picture Expert Group) untuk video
  • MP3 untuk lagu dan audio
  • JPEG (Joint Picture Expert Group)
  • Ukuran file lebih kecil dibanding loseless,­ tetapi masih memenuhi syarat untuk digunakan.
  • Biasanya teknik ini membuang bagian-bagian data yang sebenarnya tidak begitu berguna dan tidak dirasakan oleh kita sehingga kita masih beranggapan bahwa data tersebut masih bisa digunakan walaupun sudah dikompresi.

Ø  Lossless

            Lossless Compression, dari sisi yang lain adalah teknik kompresi yang tidak pernah menghilangan semua informasi dari sebuah file gambar yang asli. Biasanya digunakan pada citra foto atau image lain yang tidak terlalu memerlukan detail citra, di mana kehilangan bit rate foto tidak berpengaruh pada citra.

  • Teknik kompresi yang tidak menyebabkan kehilangan data. Hasilnya sama seperti data sebelum proses kompresi
  • Contoh : ZIP, RAR, GZIP
  • Teknik ini digunakan jika dibutuhkan data yang setelah dikompresi harus dapat diekstrak/dekompres kembali
  • Biasanya digunakan jika akurasi data sangat penting
  • Contoh: Data teks/biner, data program, image (PNG, GIF)
  • Kadang ada data-data yang setelah dikompresi dengan teknik ini ukurannya sama atau lebih besar.

3. Color Depth

            Color Depth (kedalaman warna) adalah jumlah bit yang digunakan untuk menunjukkan warna pixel tunggal, pada sebuah gambar bitmap atau buffer bingkai video, atau jumlah bit yang digunakan untuk setiap komponen warna 1 pixel.

            Color Depth lebih merujuk pada jumlah warna yang ditampilkan di monitor oleh video card. Semakin banyak warna yang digunakan, semakin real atau nyata tampilan yang dapat dilihat. Color Depth dinyatakan dalam angka yang digunakan untuk menyatakan berapa variasi warna yang mampu ditampilkan oleh suatu bitmap/dot/pixel, yang dinyatakan secara kuantatif.

Rumusnya adalah 2n (di mana n adalah besarnya bit depth).

Contoh :

1 bit = 21 = 2 variasi warna (monochrome)

2 bit = 2= 4 variasi warna
4 bit = 24 = 16 variasi warna
8 bit = 2= 256 variasi warna
16 bit = 216 = 2 kombinasi 8 bit = 65.536 variasi warna
24 bit = 224 = 3 buah kombinasi 8 bit = 16.777.216 variasi warna
32 bit = 232 = 4 buah kombinasi 8 bit= 4.294.967.296 variasi warna.


Sumber :

1. http://www.rizqialam.com/2014/10/pengertian-vektor-dan-raster.html
2. https://nurannisaa7.wordpress.com/2008/09/20/vector-dan-bitmap/
3. http://ggsfaisal.blogspot.co.id/2016/04/kompresi-gambar.html
4. http://www.belajargrafika.com/2016/05/pengertian-16-bit-color.html

 

 

1 comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *